
Banyuwangi, kota paling timur di Jawa, adalah surga tersembunyi bagi backpacker. Dari Kawah Ijen yang menyala di malam hari hingga pantai penyu liar Sukamade β semuanya bisa dinikmati dengan anggaran ketat jika Anda tahu caranya.
Banyuwangi adalah kota di ujung timur Jawa, menghadap Selat Bali. Posisinya menjadikannya gerbang alami dari Bali ke Jawa β tetapi banyak pelancong lewat begitu saja tanpa berhenti, tidak menyadari ini adalah salah satu klaster wisata alam terbaik Indonesia: Kawah Ijen, Taman Nasional Meru Betiri, dan pantai liar pesisir selatan.
Hari 1 β Kawah Ijen: Trek tengah malam (Β±2 jam) untuk melihat api biru dan matahari terbit. Kembali ke kota untuk istirahat.
Hari 2 β Sukamade: Berangkat pagi dengan 4WD bersama (sewa grup jauh lebih murah), tiba siang, patroli penyu malam di sore hari.
Hari 3 β Pulang: Matahari terbit di Sukamade, kembali ke Banyuwangi siang hari, lanjut ke Bali atau Surabaya.
Tip
Berbagi 4WD antara 4β6 orang memangkas biaya per orang secara signifikan. Bergabunglah dengan sesama pelancong di hostel Anda untuk membagi biaya.
Mulai sekitar IDR 500.000β800.000 per hari termasuk akomodasi, makanan, dan transportasi lokal. 4WD ke Sukamade lebih murah jika dibagi kelompok.
Ya β banyak pelancong melakukan keduanya dalam 2β3 hari. Trek Ijen tengah malam, lalu Sukamade dengan 4WD keesokan harinya.
Berbagi 4WD antara 4β6 orang, atau naik ojek dari Sarongan di musim kemarau. Pesan di muka saat musim puncak.
Untuk Sukamade, ya β wisma ranger punya kapasitas terbatas. Di kota Banyuwangi, kamar mendadak biasanya mudah ditemukan.
βAnggaran backpacker saya mencakup Ijen + Sukamade + 3 malam penginapan. Bergabung dengan grup untuk sewa 4WD menghemat banyak.β

Konsultan perjalanan lokal di Desa Sarongan, Taman Nasional Meru Betiri. Kami merencanakan tur penyu yang otentik dan bertanggung jawab β akses 4x4 ke hutan, patroli malam bersama ranger, dan pelepasan anakan penyu β dengan pemandu lokal yang tinggal di sini.